Doa Bapa Kami

10 02 2010

Jangan mengatakan BAPA
kalau sehari -hari tidak berlaku sebagai anak

Jangan mengatakan KAMI
kalau engkau hidup dalam egoisme

Jangan mengatakan YANG ADA DI SURGA
kalau hanya memikirkan masalah duniawi/kedagingan

Jangan mengatakan DIMULIAKANLAH NAMAMU
kalau tidak menghormati FirmanNya

Jangan mengatakan JADILAH KEHENDAKMU
kalau tidak mau menerimanya, bial ternyata yang dialami berat dan pahit

Jangan mengatakan BERILAH KAMI REJEKI PADA HARI INI
kalau tidak prihatin pada mereka yang terlantar, terpinggirkan dan tanpa harapan untuk hari esok

Jangan mengatakan AMPUNILAH KESALAHAN KAMI
kalau masih menyimpan kebencian terhadap sesamamu

Jangan mengatakan JANGANLAH MEMBAWA KAMI KE DALAM PENCOBAAN
kalau masih merancangkan perbuatan-perbuatan dosa

Jangan mengatakan LEPASKAN KAMI DARI YANG JAHAT
kalau tidak berani mengambil posisi menentang kejahatan

Jangan menagtakan AMIN
Kalau tidak menganggap serius setiap kata doa-mu





Kura-kura

3 02 2010

Ada sekelompok kura-kura memutuskan untuk pergi bertamasya. Dasarnya kura-kura, dari sononya memang sudah serba lambat, untuk mempersiapkan piknik ini saja mereka butuhkan waktu tujuh tahun. Akhirnya kelompok kura-kura ini meninggalkan sarang mereka, untuk pergi mencari tempat yang cocok untuk kegiatan piknik mereka. Baru di tahun kedua mereka temukan lokasi yang sesuai dan cocok.

Selama enam bulan mereka membersihkan tempat itu, membongkar semua keranjang perbekalan piknik dan membenahi tempat itu. Lalu mereka baru sadar dan lihat bahwa ternyata mereka lupa membawa garam. Astaga.. sebuah piknik tanpa garam?! Mereka serentak berteriak dan sepakat bahwa ini bisa menjadi sebuah bencana luar biasa. Setelah panjang lebar berdiskusi, seekor kura-kura hijau diputuskan terpilih untuk mengambil garam di rumah mereka. Meskipun ia termasuk kura-kura tercepat dari semua kura-kura yang lambat, si kura-kura hijau ini mengeluh, merengek, menangis dan meronta-ronta dalam batoknya tanda tak suka dengan tugas yang diberikan kepadanya. Namun atas desakan semua pihak akhirnya dengan terpaksa dia bersedia pergi tapi dengan sebuah syarat, bahwa tidak satupun dari mereka boleh makan sebelum dia kembali membawa garamnya.

Mereka semua setuju dan si kura-kura hijau ini berangkatlah. Tiga tahun lewat dan kura-kura hijau itu masih juga belum kembali. Lima tahun.. enam tahun.. lalu memasuki tahun ketujuh kepergiannya, seekor kura-kura tua sudah tak kuat menahan laparnya. Lalu dia mengumumkan bahwa ia begitu lapar dan mengajak lainnya untuk makan dan mulailah dia membuka kotak perbekalan.

Pada saat itu juga tiba-tiba muncul si kura-kura hijau dari balik akar pohon dan berteriak keras: “Lihat!! Benar kan!? Aku tahu kalian pasti tak sabar menungguku, kalau begini caranya aku tidak mau pergi mengambil garam.”

*****

Beberapa orang sering memboroskan waktu sekedar untuk menunggu hingga orang lain memenuhi harapannya. Dan sebaliknya, dia juga sering begitu kuatir, prihatin, sering-sering malah terlalu memperdulikan apa yang dikerjakan orang lain sampai-sampai dan bahkan tak ada apapun yang dia perbuat.





1 02 2010

Tadi malam Lois main-main dengan foto-fotonya; dan inilah beberapa hasilnya: